Nama : RAHMAT SUTRISNO
NIM : F21110330
Defenisi sastra populer
Sastra populer adalah sastra yang
populer pada masanya dan banyak pembacanya, khususnya pembaca di kalangan remaja.
Sastra populer tidak menampilkan permasalahan kehidupan secara intens. Sebab
jika demikian, sastra populer akan menjadi berat dan berubah menjadi sastra
serius (Nurgiantoro, 1998:18). Sebutan sastra populer mulai merebak setelah
tahun 70-an. Sering pula sastra yang terbit setelah itu dan mempunyai fungsi
hiburan belaka, walaupun bermutu kurang baik, tetap dinamakan sebagai sastra
populer atau sastra pop (Kayam, 1981: 82). Sastra populer adalah semacam sastra
yang dikategorikan sebagai sastra hiburan dan komersial. Kategori hiburan dan
komersial ini disangkutkan pada selera orang banyak.
Biasanya sastra populer bersifat
artifisial atau bersifat sementara, cepat ketinggalan zaman, dan tidak memaksa
orang untuk membacanya sekali lagi. Oleh karena itu sastra populer cepat
dilupakan pembacanya apalagi dengan munculnya karya sesudahnya (Nurgiyantoro,
1998: 20). Menurut Kayam (1981: 88) sastra populer adalah perekam kehidupan,
dan tidak banyak memperbincangkan kembali kehidupan dalam serba kemungkinan. Ia
menyajikan kembali rekaman-rekaman kehidupan itu dengan harapan pembaca akan
mengenal kembali pengalaman-pengalamannya sehingga merasa terhibur karena
seseorang telah menceritakan pengalaman-pengalamannya itu. Sastra populer yang
baik akan mengundang pembaca untuk mengidentifikasikan dirinya.
Adapun
beberapa contoh karya sastra popular, yaitu :
- Cintaku di Kampus Biru
- Lupus
-
Balada
si Roy
- dan Jejak-jejak Jejaka
Sumber
:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar